Analisis Program Mitigasi Non-Struktural Bencana Banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3055Abstract
Bencana banjir di Kabupaten Bekasi terjadi secara berulang dan berdampak luas meskipun berbagai program mitigasi telah dijalankan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program mitigasi non-struktural bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Bekasi melalui lima strategi, yaitu pemetaan, pemantauan, penyebaran informasi, sosialisasi, dan peringatan dini, dengan menyinkronkan teori mitigasi bencana Rahmayanti (2020) dan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) 2015–2030. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal eksplanatoris; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan purposive, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan kelima strategi telah dilaksanakan dengan tingkat kematangan yang tidak merata: peringatan dini paling matang karena terintegrasi end-to-end, diikuti penyebaran informasi dan pemantauan, sedangkan pemetaan dan sosialisasi menunjukkan kesenjangan diseminasi antara capaian kelembagaan dan jangkauan masyarakat. Hambatan utama berupa keterbatasan anggaran pemeliharaan sarana teknis dan ketiadaan regulasi daerah tentang penyebaran informasi kebencanaan, sementara jejaring komunikasi informal berbasis komunitas berperan sebagai lapisan pengaman tambahan. Program mitigasi non-struktural BPBD Kabupaten Bekasi telah sesuai dengan kerangka teoretis yang digunakan, tetapi perlu diperkuat pada aspek diseminasi, pemeliharaan sarana, dan regulasi daerah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hesta Jovanka, Dewi Noor Azijah, Kariena Febriantin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










