Pemberdayaan Melalui Edukasi Kesadaran Pbb Dan Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama Di Kelurahan Mulyosari Kota Metro

Authors

  • Anita Anita Universitas Malahayati
  • Okta Tazkia Universitas Malahayati
  • Bunga Eka Saputri Universitas Malahayati
  • Ridho Hidayat Universitas Malahayati
  • Azizah Hanum Yuvia Syifa Universitas Malahayati
  • Ilham Arif Suganda Universitas Malahayati
  • Arya Suryadi Universitas Malahayati
  • Afrian Sufadli Universitas Malahayati
  • Naya Farikhah Universitas Malahayati
  • Nova Riyana Universitas Malahayati
  • Doni Sawenda Universitas Malahayati
  • Cempaka Gania Universitas Malahayati
  • Suci Andari Universitas Malahayati
  • Lola Rahma Amalia Universitas Malahayati
  • M. Farhan Rois Universitas Malahayati
  • Wulan Anggraini Universitas Malahayati
  • Daniel Eka Prasetya Universitas Malahayati
  • Desi Purnama Sari Universitas Malahayati
  • Dhea Antika Putri Universitas Malahayati
  • M. Zakky R.P Universitas Malahayati
  • Nazwa Safitri Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.2877

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) merupakan bentuk pengabdian yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi melalui edukasi dan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui dua bentuk edukasi, yaitu sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada masyarakat RW 003 Kelurahan Mulyosari dan edukasi serta simulasi pertolongan pertama kepada siswa SMP Negeri 9 Metro. Sosialisasi PBB dilaksanakan berdasarkan rekomendasi pihak kelurahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB. Wilayah RW 003 memiliki sasaran sebanyak 120 kepala keluarga dengan rata-rata tagihan PBB sebesar Rp20.000 per kepala keluarga. Kegiatan menetapkan target 50 peserta dan dihadiri oleh 23 orang atau sebesar 46%, dengan seluruh RT memiliki perwakilan. Edukasi pertolongan pertama dilaksanakan dengan melibatkan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan dua perwakilan siswa perempuan dari setiap kelas VII, VIII, dan IX. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan peserta melalui pertanyaan mengenai denda keterlambatan dan manfaat pembayaran PBB, serta pertanyaan siswa mengenai teknik mengepalkan tangan saat membantu korban tersedak. Setelah kegiatan sosialisasi PBB, tercatat sekitar 10 warga melakukan pembayaran PBB. Pada kegiatan pertolongan pertama, demonstrasi membantu peserta memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai teknik penanganan kondisi darurat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang disertai diskusi dan praktik dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keterlibatan peserta serta memberikan pemahaman yang lebih aplikatif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Anita, A., Tazkia, O., Saputri, B. E., Hidayat, R., Syifa, A. H. Y., Suganda, I. A., Suryadi, A., Sufadli, A., Farikhah, N., Riyana, N., Sawenda, D., Gania, C., Andari, S., Amalia, L. R., Rois, M. F., Anggraini, W., Prasetya, D. E., Sari, D. P., Putri, D. A., R.P, M. Z., & Safitri, N. (2026). Pemberdayaan Melalui Edukasi Kesadaran Pbb Dan Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama Di Kelurahan Mulyosari Kota Metro . Journal Of Human And Education (JAHE), 6(5), 1024–1031. https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.2877